Kamis, 25 Juni 2015

Puasa dan Puisi


Bulan sabit muda pertama sudah ketara
Sidang Isbat paripurna
Jamaah menyambangi surau
Tarawih pertama di bulan suci
Kita punya saja kuntuk sahur


Angin menyapu gerimis,
Dan lapar yang nyaris pesimis
Menit dan menit lainnya dikuncir
Pendakwah memenuhi stasiun televisi
Mengambil jatah gaji selebriti


Anak-anak pulang mengaji
Menunggu burit disambi cekikikan
Langit mulai usang
Matahari meninggalkan sinar di ufuk
Gugusan planet membersihkan jejaknya


Langit berganti sesi
Ayam-ayam mulai rabun
Kami menyeduh puisi dalam secangkir teh
Nasi garing dan sambal terasi menanti
Demi isi ulang energi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar